Pantai Dlodo, Tulungagung – Pantai yang terletak di desa Dlodo, kecamatan Pucanglaban, Tulungagung ini telah menggeser posisi Pantai Coro yang mulanya saya anggap sebagai pantai paling keren di Tulungagung. Keindahan Pantai Dlodo membuat lupa waktu karena tersihir oleh keindahan hamparan pasir luas yang dapat dijelajahi seharian.

Pantai Dlodo mulai ramai dikunjungi sejak awal tahun 2017 lalu. Letaknya cukup jauh ke sisi selatan dan harus melalui jalannan yang sulit karena menanjak dengan aspal yang rusak. Lebar jalan juga semakin sempit, namun kendaraan roda dua maupun mobil masih dapat melewatinya.

Apa yang membuat Pantai Dlodo ini spesial:

pantai dlodo, pesona wisata pantai dlodo tulungagung, pantai dlodo, pantai dlodo wisata tulungagung, berlibut ke pantai, tulungagung tourism destination, tujuan wisata pantai tulungagung

 

Bukan hal asing jika ada pohon kelapa di pesisir pantai. Namun, Pantai Dlodo memiliki pohon-pohon kelapa yang menjulang cukup tinggi. Kita sudah dapat menjumpai pepohonan tersebut saat memasuki pemukiman penduduk. Kebun kelapa juga menjadi pertanda kalau laut semakin dekat. Dari sana, kita bisa mendengar suara ombak yang mulai berdebam.

Warga sekitar memafaatkan lahan ini untuk menggembala ternak. Sapi-sapi besar diikat di pohon kelapa yang memiliki banyak rumput di sekelilingnya. Sementara itu, anak sapi dibiarkan berkeliaran bebas. Mereka bahkan tidak asing dengan deru kendaraan pengunjung yang melintas.

Pasir dua warna, pesona wisata pantai dlodo tulungagung, pantai dlodo, pantai dlodo wisata tulungagung, berlibut ke pantai, tulungagung tourism destination, tujuan wisata pantai tulungagung

Ini dia yang istimewa sekaligus hal yang mempesona setiap pengunjung Pantai Dlodo. Kedua warna pasir tersebut tidak menyatu begitu saja. Pasir hitam menggunung tersendiri di beberapa bagian pantai, begitu pula pasir dengan warna kecoklatan. Pasir yang hitam tersebut mengandung kadar besi yang cukup tinggi. Sedangkan pasir yang putih kecoklatan adalah sedimentasi yang terbentuk dari letusan gunung berapi, puluhan ribu tahun yang lalu.

Apalagi pasir-pasir disini terkumpul menjadi gundukan-gundukan alami yang dibuat akibat hembusan angin yang kencang dari arah pantai. Mereka tampak seperti gurun saat dipotret dengan sudut kamera yang tepat. Selain itu, sejauh mata memandang hanya ada keindahan sebuah pantai yang masih asri. Banyak kepiting membuat lubang di pasir sebagai rumah. Kita bisa melihat kepiting-kepiting kecil tersebut merangkak dengan cepat.

Pertemuan antara air tawar dan air asin ini sangat romantis jika diibaratkan sebuah cerita fiksi. Airnya sangat jernih, memperlihatkan lukisan pasir di dasarnya. Cekungan sungai yang meliuk hingga bibir pantai memberikan pesona sendiri saat dipandang mata. Arusnya mengalir tenang hingga ikan-ikan bebas berenang di dalamnya.

Hampir sepanjang hari, ombak di pantai Dlodo tergolong besar. Makanya, ada petugas pantai yang melarang pengunjung untuk mendekati air. Deburannya bahkan memercikkan bulir-bulir air yang terbang hingga setinggi 10 meter lebih.

Namun, ombak besar ini sangat indah dipandnag dari kejauhan. Gulungannya menggelegar bergantian seperti sebuah tarian. Air laut yang biru semakin memperindah suasananya.

Itulah beberapa hal yang membuat Pantai Dlodo menjadi peringkat pertama pantai paling keren di Tulungagung-versi selera saya. Sayangnya, apa yang ditangkap lensa kamera tidak seindah aslinya.  Kamu akan lebih dibuat takjub jika melihat dan merasakan sendiri suasananya secara langsung. Selamat liburan!

#Pantai Dlodo Tulungagung

 

INFORMASI:

Alamat: Desa Dlodo, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66284

Akses: Sepeda Motor, Mobil bisa tapi sulit

Harga Tiket Masuk: Gratis

Harga Parkir Kendaraan: 5000

Fasilitas: Warung makan, bilik ganti, belum ada mushola namun dekat rumah warga kalau mau numpang sholat.